Delphi Indonesia - Mobile Edition

nama: pass:

News

//-- Dikirim oleh: LuriDarmawan pada 08-08-2010, Dibaca 3870 kali
//-- Topik: Serba Neka
Begin
Keunggulan delphi disamping aplikasi yang dapat berjalan independent, delphi juga mendukung OOP (Object Oriented Programming) dalam kamus wikipedia diartikan sebagai berikut :

Object-oriented programming (OOP) is a programming paradigm that uses “objects” – data structures consisting of data fields and methods together with their interactions – to design applications and computer programs. Programming techniques may include features such as data abstraction, encapsulation, modularity, polymorphism, and inheritance. It was not commonly used in mainstream software application development until the early 1990s.[citation needed] Many modern programming languages now support OOP.

OOP disamping dapat mempersingkat waktu pengerjaan suatu aplikasi, juga dapat membuat aplikasi tersebut lebih stabil dan dapat dikembangkan dengan mudah. untuk pengenalan, kita akan mempelajari procedure dan function, keduanya adalah suatu method yang sering sekali digunakan ketika sedang coding untuk pembuatan suatu aplikasi.


Untuk pemula,sering sekali membedakan perbedaan antara keduanya, perbedaannya adalah sebagai berikut :

Procedure adalah suatu subrutin yang tidak memerlukan nilai kembali, dalam penulisan di delphi adalah sebagai berikut :

code : text
  1. procedure Namanya;
  2. begin
  3. //isikan kode disini
  4. end;
Parsed in 0.000 seconds, using GeSHi

Function adalah suatu subrutin yang memerlukan nilai kembali, dalam penulisan di delphi adalah sebagai berikut :

code : text
  1. function Namanya: integer; //nilai kembali dapat diganti tipe data lainnya
  2. begin
  3. //kodenya
  4. result := 1; //nilai kembali harus sama dengan deklarasinya
  5. end;
Parsed in 0.001 seconds, using GeSHi

procedure dan function dibagi menjadi 2 macam, yaitu in line / wrap dan dalam class, berikut ini adalah unit lengkap untuk membedakannya :

code : text
  1. unit Unit1;
  2. interface
  3. uses
  4.  Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms, Dialogs;
  5. type
  6. TForm1 = class(TForm)
  7. private
  8. procedure IniProsedurClass; //pendeklarasian ditulis dalam classnya
  9. { Private declarations }
  10. public
  11. { Public declarations }
  12. end;
  13. var
  14.  Form1: TForm1;
  15. implementation
  16. {$R *.dfm}
  17. procedure IniProsedurInline; //inline procedure langsung ditulis di bagian implementation
  18. begin
  19. end;
  20. { TForm1 }
  21. procedure TForm1.IniProsedurClass; //forward deklarasi dari classnya
  22. begin
  23. end;
  24. end.
Parsed in 0.002 seconds, using GeSHi

Procedure dan Function juga dapat berparameter, sehingga pemrosesan dapat secara dinamis, berikut ini adalah contohnya :

code : text
  1. function Tambahkan(Bil1,Bil2: integer): integer;
  2. begin
  3. result := Bil1 Bil2;
  4. end;
  5. //penggunaannya ShowMessage(IntToStr(Tambahkan(1,2)));
Parsed in 0.001 seconds, using GeSHi


Ketika anda dapat menggunakan procedure dan function secara tepat, hal ini sudah dapat mempercepat waktu coding anda.

Demikian tutorial ini, semoga bermanfaat bagi kita semua



sumber: Dev-id.org


End;
 

More articles in Serba Neka & Tip dan Trik:

RSS